Telu…Loro…SIJI!!!

Inikah jalan yang Kau beri?
Penuh liku, jurang, dan mendaki
Kemana kulangkahkan kaki ini?
Kiri dan kanan harus kulewati

Hidup ini penuh kebimbangan
Terus bimbang entah sampai kapan
Kemana kulangkahkan kaki ini?
Kiri dan kanan harus kulewati

Aaaa…harus kemana lagi?
Iiiiii…..harus kulewati…
Aaaa…harus kemana lagi?
Iiiii……ku tak tahu lagi…

Lirik lagu diatas adalah theme song dari Pentas Tunggal Perdana Teater SIJI yang bertajuk Persimpangan…dikarang oleh Anast, tim musik setia SIJI…lirik lagu itu bener2 ngegambarin seluruh konteks cerita di dalam Persimpangan…dimana ada orang yang bingung stelah menjumpai Persimpangan antara surga dan neraka…ditambah lagi banyak orang yang kemudian datang ke persimpangan tersebut…pada akhirnya, orang2 tersebut memilih jalan kebenarannya masing2 sesuai dengan kepercayaan masing2 tetapi kecuali si orang bingung…dia tetap berbingung2 di persimpangan itu..

yah..udah setahun lebih SIJI berkibar mengharumkan nama Paroki St. Yakobus…selain karena SIJI adalah kelompok minat dan bakat pertama yang pernah ada di paroki ini, SIJI juga banyak menyambungkan tali2 perkenalan diantara seantero basis dan kategorial yang sbelomnya mungkin hanya sekedar kenal saja…bahkan wanginya SIJI pun mengundang rekan2 muda yang bisa dibilang engga pernah nongol di paroki ini untuk ikut berekpresi dan berkreasi bersama…

bergabung bareng SIJI dari awal mula berdiri, mempertahankan komunitas ini dengan perjuangan sampai titik darah penghabisan, visualisasi misa, pentas reflektif, penolakan dan korban plagiat naskah, pentas tunggal, sampai pada yang trakir yaitu menunda kerja sama dengan Teater KOMA bener2 ngebawa banyak, i mean BANYAK nilai2 positif yang bisa diambil…diluar sakit hati dan kekecewaan mendalam, sbenernya ada nilai2 positif yang siap dipetik disana, tergantung apa kita bisa ngeliat dan ngambilnya…

dari SIJI, kami menjadi LEBIH mengenal rekan-rekan muda, kuantitas maupun kualitas, yang belum/kurang tersentuh oleh kepemudaan di paroki ini…SIJI menjadi ajang kumpul rekan2 muda dari kelas marginal…rekan2 muda yang pernah sakit hati dan kecewa terhadap struktur birokrasi tersebut secara tidak sengaja bergabung dan melebur di dalam SIJI…secara tidak sengaja disini dimaksud adalah bukan melakukan pembangkangan dan pemberontakan di bawah suatu nama tetapi adalah mereka2 ini merindukan suatu wadah perkumpulan anak2 muda yang tidak dipisah2kan oleh suatu kelompok (wilayah, kategorial, dsb)…suatu wadah perkumpulan yang tidak pandang bulu dalam menerima anggota…suatu wadah perkumpulan satu rasa, satu asa, satu pikiran, satu hati, satu perjuangan, satu minat, dan satu bakat…suatu wadah perkumpulan dimana kreatifitas menjadi ujung tombaknya…suatu wadah perkumpulan dimana anggota2nya tidak punya rasa malu lagi untuk mengungkapkan segalanya, termasuk sakit hati dan kekecewaan…

dari SIJI, dapet (banyak) temen baru, dapet sohib baru, dapet gebetan baru, dapet ilmu (teater) baru, dapet gosip baru (bigos!!), dapet makna baru, dapet bla bla bla baru…mungkin smua yang gue sebut diatas bener2 KAGA BISA mewakili apa-apa yang udah kami dapat selama ini…bahwa yang kami dapat dengan berdiri tegaknya SIJI di tengah2 dunia penuh dengan kebiadaban ini membawa nilai2 kehidupan yang sulit ditangkap dan ditemukan…

perlu diketahui oleh temen2 smuanya bahwa SIJI sempat mendapat ultimatum akan dibubarkan jika tidak bisa bekerja sama dengan pihak2 tertentu…mungkin SIJI bisa dibubarkan secara STRUKTURAL tapi SIJI tidak bisa dibubarkan secara SEMANGAT…

emank bener kata orang (ato kata gue) bahwa sakit hati bila diolah sedemikian rupa bakal bisa membuat hidup lebih maju ke arah yang lebih baik…

sebuah persimpangan yang menghadang mungkin reaksi awal sang manusia adalah dengan mengeluarkan sisi EMOSI…tetapi kemudian bila sang manusia mampu mengolah emosi tersebut dengan baik maka slanjutnya sang manusia akan mengeluarkan sisi REFLEKTIF dan kmudian sang manusia tersebut dengan langkah penuh percaya diri dapat mengatasi persimpangan tersebut…

bingung itu sangat manusiawi sekali…bahwa bingung artinya menemui persoalan, menghadapi persoalan…dia HIDUP!! sedangkan orang yang tak bingung, orang yang yakin, adalah orang2 yang tidak menghadapi masalah lagi. mereka hanya menghanyutkan diri pada kepercayaan, keyakinan dengan aman dan tentram, tanpa pikiran, tanpa masalah, tanpa hidup lagi! (rada plagiat dari Persimpangan)

so..mari kita sebarkan semangat SIJI ini…julurkan tanganmu, gabungkan dengan tangan2 yang lain lalu berteriaklah dari hati ke hati…

telu..

loro…

SIJI!!!

2 Responses to “Telu…Loro…SIJI!!!”

  1. JeffersonII Says:

    Timo, kok post loe ke post 3x sih? Kepencet 3x ya?
    HIDUP SIJI!!! wahh sorry neh gua ga pernah terlibat apapun di SIJI, gua cuma bisa dukung semangat aja deh, pengen sih ikutan tapi mau gimana
    Ya sutra, Timo lu ada msn ga? add msn gua ya kuesar@yahoo.com

  2. Helen Says:

    “rekan2 muda yang pernah sakit hati dan kecewa terhadap struktur birokrasi tersebut secara tidak sengaja bergabung dan melebur di dalam SIJI…secara tidak sengaja disini dimaksud adalah bukan melakukan pembangkangan dan pemberontakan di bawah suatu nama tetapi adalah mereka2 ini merindukan suatu wadah perkumpulan anak2 muda yang tidak dipisah2kan oleh suatu kelompok (wilayah, kategorial, dsb)…suatu wadah perkumpulan yang tidak pandang bulu dalam menerima anggota…suatu wadah perkumpulan satu rasa, satu asa, satu pikiran, satu hati, satu perjuangan, satu minat, dan satu bakat…suatu wadah perkumpulan dimana kreatifitas menjadi ujung tombaknya…suatu wadah perkumpulan dimana anggota2nya tidak punya rasa malu lagi untuk mengungkapkan segalanya, termasuk sakit hati dan kekecewaan…”

    cuplikan kalimat yang bener2 menggambarkan imajinasi gue mengenai struktural tersebut.. Tapi apakah mungkin imajinasi gue, imanjinasi Timo, imajinasi SIJI atau imajinasi siapapun itu akan menjadi kenyataan..
    Keraguan itulah yang membuat gue males untuk maju walaupun selangkah saja dalam komunitas apapun itu.. (haalllahh kenapa bahasa gue jadi agak2 berat gini yah.. haha..) yah mudah2an saja lewat blog bung timo ini, orang2 dapat mengetahui apa alesan gue menghilang sejak malam taon baru 2004-2005 kemaren.. (wah uda staon yah.. hehehe). Yah intinya jawabannya ada di cuplikan kalimat2 yang gue kutip dari blognya Timo..

    HIDUP SIJI!!! Mungkin SIJI adalah suatu komunitas yang dapat merealisasikan imajinasi smua orang..

Leave a Reply