Archive for April, 2006

Berita Duka Cita

Sunday, April 30th, 2006

Telah meninggal dunia dengan sukses, Manchester United Football Club, pada hari Sabtu, 29 April 2006 Pk20.30 WIB. Bertempat di Stamford Bridge, London. Jenazah disemayamkan di Old Trafford, Manchester. Almarhum meninggalkan 200juta fans setianya di seluruh dunia. Almarhum meninggal karena kalah 0-3 tanpa balas di Stamford Bridge oleh Chelsea. Dengan kemenangan itu, Chelsea pun memastikan gelar juara kedua kalinya berturut-turut. Sedangkan MU harus bersusah payah untuk mempertahankan posisi runner-up setelah Liverpool meraih 3 poin dan menyamakan poin dengan MU.

Kekalahan tiga gol MU makin diperparah dengan ancaman cedera serius yang menimpa Rooney. Jelang akhir pertandingan striker 21 tahun itu harus ditandu ke luar lapangan setelah ditekel dengan keras oleh Paulo Ferreira. Kepastian soal cedera Rooney ini dikonfirmasi oleh tim medis Manchester United, dengan diangnosa ‘retak metatarstal keempat kaki kanan’. “Dia akan absen selama enam minggu,” demikian pernyataan dalam situs resmi Manchester United, Minggu - 300406 (www.detik.com).

-salam Liga Inggris-

Gusti Allah Ora Sare

Monday, April 24th, 2006

Malam telah larut saat saya meninggalkan kantor. Telah lewat pukul 11 malam. Pekerjaan yang menumpuk, membuat saya harus pulang selarut ini. Ah, hari yang menjemukan saat itu. Terlebih, setelah beberapa saat berjalan, warna langit tampak memerah. Rintik hujan mulai turun. Lengkap sudah, badan yang lelah ditambah dengan “acara” kehujanan.

Setengah berlari saya mencari tempat berlindung. Untunglah, penjual nasi goreng yang mangkal di pojok jalan, mempunyai tenda sederhana. Lumayan, pikir saya. Segera saya berteduh, menjumpai bapak penjual yang sendirian ditemani rokok dan lampu petromak yang masih menyala. Dia menyilahkan saya duduk. “Disini saja dik, daripada kehujanan…,” begitu katanya saat saya meminta ijin berteduh. Benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat dalam kesunyian yang pekat.

Karena merasa tak nyaman atas kebaikan bapak penjual dan tendanya, saya berkata, “tolong bikin mie goreng pak, di makan disini saja.” Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan tungku apinya. Dia tampak sibuk. Bumbu dan penggorengan pun telah siap untuk di racik. Tampaklah pertunjukkan sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam waktu sebentar. Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap bumbu. Segera saja, mie goreng yang mengepul telah terhidang.

Keadaan yang semula canggung mulai hilang. Basa-basi saya bertanya, “Wah hujannya tambah deras nih, orang-orang makin jarang yang keluar ya Pak?” Bapak itu menoleh kearah saya, dan berkata, “Iya dik, jadi sepi nih dagangan saya..” katanya sambil menghisap rokok dalam-dalam. “Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?” kata saya, “Wah, rezekinya jadi berkurang dong ya?” Duh. Pertanyaan yang bodoh. Tentu saja tak banyak yang membeli kalau hujan begini. Tentu, pertanyaan itu hanya akan membuat Bapak itu tambah sedih.

Namun, agaknya saya keliru…

“Gusti Allah, ora sare dik, (Allah itu tidak pernah istirahat), begitu katanya. “Rezeki saya ada dimana-mana. Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama anak saya di kampung pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, tapi lumayan lah tanahnya.” Bapak itu melanjutkan, “Anak saya yang disini pasti bisa ngojek payung kalau besok masih hujan…..”Degh. Dduh, hati saya tergetar. Bapak itu benar, “Gusti Allah ora sare”.

Allah Memang Maha Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba-Nya. Saya rupanya telah keliru memaknai hidup.Filsafat hidup yang saya punya, tampak tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Maknanya terlampau
dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari kekerdilan saya di hadapan Tuhan. Saya selalu berpikiran, bahwa hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak hal. Saya selalu berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi,
dan hal nyata yang bisa digenggam dan dirasakan. Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian yang menimpa, maka itu artinya saya cuma harus bersabar. Namun saya keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa menjadi anugerah bagi setiap petani. Derasnya juga adalah berkah bagi sawah-sawah yang perlu diairi. Derai hujan mungkin bisa menjadi petaka, namun derai itu pula yang menjadi harapan bagi sebagian orang yang mengojek payung, atau mendorong mobil yang mogok.

Hmm…saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng itu. Beribu pikiran tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang bergerak dibenak saya.


“Ya Allah, Engkau Memang Tak Pernah Beristirahat”

Untunglah,hujan telah reda, dan saya pun telah selesai makan. Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat,


Gusti Allah Ora Sare….. Gusti Allah Ora Sare…..

Begitulah, saya sering takjub pada hal-hal kecil yang ada di depan saya. Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan kita dengan cara yang tak terduga. Selalu saja, Dia memberikan Cinta kepada saya lewat hal-hal yang sederhana. Dan hal-hal itu, kerap membuat saya menjadi semakin banyak belajar. Dulu, saya berharap, bisa melewati tahun ini dengan hal-hal besar, dengan sesuatu yang istimewa. Saya sering berharap, saat saya bertambah usia, harus ada hal besar yang saya lampaui. Seperti tahun sebelumnya, saya ingin ada hal yang menakjubkan saya lakukan. Namun, rupanya tahun ini Allah punya rencana lain buat saya. Dalam setiap doa saya, sering terucap agar saya selalu dapat belajar dan memaknai hikmah kehidupan. Dan kali ini Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik. Saya tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan istimewa.

Aku berdoa agar diberikan kekuatan…
Namun,
Allah memberikanku cobaan agar aku kuat menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan…
Namun,
Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya.

Aku berdoa agar diberikan kecerdasan…
Namun,
Allah memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar dari-Nya.

Aku berdoa agar diberikan keberanian…
Namun,
Allah memberikanku persoalan agar aku mampu menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang…..
Namun,
Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar aku dapat berbagi dengannya.

Aku berdoa agar diberikan kebahagiaan…
Namun,
Allah memberikanku pintu kesempatan agar aku dapat memanfaatkannya.

-written by: unknown-

Disaat Karoke Merajalela

Wednesday, April 19th, 2006

yeah, finally gue nulis lagi neh…stelah lepas dari masa tablo yang melelahkan…jadi, sdikit laporan dari gue bahwa tablo yang diprakarsai oleh SIJI kemaren berlangsung sukses amin…definisi sukses disini maksudnya adalah bahwa banyak umat yang menitikkan air mata dan dari kuisoner dan hasil wawancara langsung ke umat menyatakan bahwa 80% responden menyatakan bahwa tablo tahun ini sangat bagus…apalagi dengan ditambah fitur2 baru yang belom pernah atau belom berani dipraktekkan di tahun2 lalu dan ternyata mendapat sambutan yang cukup meriah…cieh…

okeh, maka dari itu, kemaren, tepatnya hari slasa tanggal 18, kami para panitia tablo melakukan rapat evaluasi…trus pas klar rapat, kami anak2 produksi yang ternyata cukup kompak dalam bergaul meneruskan kegiatan dengan makan malam di ropit Dul Kumis tercinta…huaehuaehuaehuea…klar rapat jam stengah spuluh…trus makan mpe jam stenga duablas sambil ngobrol-ngalor-ngidul plus ceng2an plus curhat2 colongan…hehehehe…

dan di penghujung acara makan malam diketahui secara tidak sengaja bahwa ternyata besoknya (ato lewat jam 12) si depina&peliks akan merayakan anniversary-nya yang pertama…huaheueahuaehuea…ini gara2 si depina keceplosan dengan polos dan serentak langsung didengar secara sensitif oleh fanie…langsung aja reaksi anak2 stelah mendapat berita hangat dari fanie adalah: HORE!! MAKAN2!!! HARI INI DIBAYARIN!!! HOREEE!!!

tapi itu hanyalah harapan tinggal harapan…akhirnya yah kita bs2 deh makannya…hehehehe…trus karena ingin menantikan jam12 lewat maka kita ngerencanain mo kmana lagi neh kita…tercetuslah ide tentang sebuah kegiatan malam rutin kami yaitu: KARAOKE….hauehuaehuaehuaehea….istilahnya nyambi nunggu jam 12 trus bisa nyelametin mereka berdua deh…sambil ada ceng2an: TAR KAROKE DIBAYARIN MA PELIKS&DEPINA!! HOREEE!!!

maka meluncurlah kami ke NAV Gading 3…berdelapan, dengan newcomer: mario…pesen ruangan medium…dan ternyata diatas jam 11 tuh dapet diskon stengah harga so lumayan lah…okeh…masuk kamar…pilih2 lagu…dan bagi masing2 individu jadi terbiasa untuk menyanyikan nomor2 wajib alias lagu kebangsaan di setiap acara karoke kita…misalnya:

Johan&Fanie : Kahitna - Cerita Cinta
Gue : Kerispatih - Kejujuran Hati
Ivan&Dimas Ciliks : Project Pop - Jangan Ganggu Banci (most requested song)
Dimas Ciliks : Dewa - Sedang Ingin Bercinta
Feliks : Ratu - Teman Tapi Mesra (Haus Musik Mix)

yak…dan terlebih lagi, bisa2nya loh ada sesi khusus orang2 sakit hati dimana orang2 tersebut menyanyikan lagu2 tentang sakit hati, misalnya: Padi - Menanti Sebuah Jawaban, Dewa - Risalah Hati, Dewa - Pupus, Padi - Kasih Tak Sampai…damn…orang2 tersebutpun jadi srasa bukan karoke lagi tapi jadi curhat lewat nyanyian…alias nyanyinya dari hati….huaehuaehueahueaea…kesian bener tu orang…sapa seh orangnye??

acara nyanyi2 gila2an itu pun kelar jam 2…tadinya mesen satu jam, trus berasa kurang ya kita nambah satu jam lagi…mayan, dapet satu freepass satu jam…hehehehehe….

nah, kawan2 pecinta blog2 legal maupun kontroversial siapapun dan dimana pun anda berada…kegiatan karoke-an malem2 ini bukan yang pertama kalinya loh…mlainkan ini mungkin udah yang beratus2 kali (engga se-ekstrem gitu sih…pokoke seringlah…)…dan kalo dianalisis lebih dalam lagi, mungkin secara tanpa sengaja, kita karoke-an itu sekitar dua minggu skali…ya ga sih? dan kalo lo nanya, apa sih serunya karoke? maka jawabannya adalah : SERU!! kalo lo nanya, apa sih enaknya karoke? maka jawabannya adalah : ENAK!! kalo lo nanya, apa sih untungnya karoke? maka jawabannya adalah : UNTUNG!! loh? engga gitu sih cara jawabnya…maksud gue adalah, dengan kami berkaroke bareng itu bener2 memupuk rasa persaudaraan yang udah ada…mengentalkan rasa kebersamaan…meninggikan rasa solidaritas…mengeratkan hubungan tali silaturahmi…(apaan sih bahasa gue??)…yeah pokoke gitu deh! pokoke dengan kita karoke bareng itu bener2 ngakrabin kita smua…dengan kita karoke bareng kita bisa ktawa ngakak bareng….ktawa ngikik bareng…cengengesan bareng…senyum2 bareng…sedih bareng…(ngeliat orang ngebawain lagu sakit ati…)…solider bareng…joget bareng…(kalo ada lagu dangdut ato lagu disko, contoh: TTM versi haus musik - thx to peliks!)…angkat tangan ke atas bareng…gila2an bareng…pokoke apa2nya bareng deh! kecuali pipis sama pup bareng loh…itu mah jorok…

nah, mungkin neh…bahwa karoke itu adalah hanyalah SALAH SATU sarana untuk mengakrabkan suatu kelompok tertentu…ya ga sih?? bahwa mungkin ADA sarana2 lain yang lebih praktis dan efisien yang berguna untuk membawa anggota2 baru (tercatat ada anast, erik, mario yang pernah karokean bareng…) ke dalam kelompok sekaligus mengakrabkan setiap personil di dalam klompok2 tersebut…stuju?? dan mungkin, sarana2 lain tersebut bisa adalah dengan membentuk suatu kelompok dengan sama minat dan bakat…misalnya teater…(wah, colongan neh!!) ato bisa juga kelompok musik…ato klompok pecinta alam…ato kelompok apapun itulah!!

nah, poin yang mau gue angkat disini adalah bagaimana suatu kelompok dapat bertambah kesolidan dan keakrabannya sekaligus menerima anggota baru ADALAH dengan berkumpul dengan orang2 yang (minimal) punya hobi sama…contoh konkret yang udah terjadi misalnya: SIJI, ato kelompok karoke malam kami….dan hal2 smacam inilah yang HARUS dipertahankan, dilestarikan, kalo bisa ditambah dan BUKAN dibubarkan! adalah penting untuk menyatukan kaum muda kita PLUS menjaring anak2 baru yang bahkan lom pernah nongol di peradaban duniawi…amien??

so guys and girls…keep on karaoke!! c u on NAV!! (awas pesan sponsor)

NB: kira2 jam 2 pagi stelah pulang dari karoke, di radio Sonora FM 92.00 terdengar titipan salam yang bunyinya kurang lebih begini :

teriring salam hangat dari anak-anak mudika St. Yakobus - Kelapa Gading, untuk saudara Feliks dan saudari Devina…apa kabar Feliks dan Devina…? yah, semoga Tuhan selalu mempersatukan kalian berdua…

Disaat Tawa Canda Merajalela

Saturday, April 8th, 2006

hai hai hai….udah bulan keempat di tahun 2006 ini…hmmm…bulan demi bulan berjalan tanpa terasa…bentar lagi udah pertengahan tahun…bentar lagi juga gue pentas lagi (tablo)…bareng SIJI lagi…wuih…can`t wait any longer…so, gue mo crita bahwa gue menemukan secuil rasa persaudaraan di minggu malam kmaren…bareng anak2 greja…rekan2 sperjuangan…hmmm…

jadi malam minggu kmaren, skali lagi SIJI dipanggil buat ngisi acara di party suitsepentin (baca:sweetseventeen)…kali ini konsepnya pantomim…jadilah gue, johan, ken2, airin, dan erik yang diculik sama roland ke Musro…partynya anak sanur…mayan jugalah skalian cuci mata…oh iyeh, ide ngundang SIJI ini muncul dari roland buat nambah2 kas SIJI…mayan, dapet enamratuslimapuluhriburupiah…capek bgt sih, tapi worth it lah…paling kasian sih si erik…dari kami berempat, cuma doi yang ga berpantomim ria…doi jadi patung2an emas dan harus rela bertelanjang dada dan hanya bercelana renang yang ditutupi sama kain emas…trus dipajang diatas pintu masuk Musro…dan bisa dipastikan seluruh penduduk Jakarta yang lagi lewat di Lapangan Banteng bisa ngeliat tu Golden Boy…huaheuheauhaeuhae…udah gitu katanya dijadiin bahan taruhan lagi ma orang2 liwat…hihihihi…yeah, itung2 anak baru…skalian diplonco…biar ga tau malu kayak senior2nya…huaheuahuaehuaeha…klar party, makan2 deh di Lombok…baru mpe Gading lagi jam stengah3an pagi…alhasil besok paginya gue baru bangun jam 11an deh…jam 12 cabut ke greja latian misdinar…lanjut jam stengah 2 latian tablo…klar jam 4an…gila, krasa banget capenya bow…heran gue si roland yang tiap malem minggu ngemsi di party2 kok bisa kuat yah besok siangnya ngelatih tablo…kalo ngelatih SIJI sih mendingan coz cuma 10an manusia…lah tablo ini…isinya 30an manusia…luar biasa dah doi…gue aja yang cuma mantomim langsung tewas seketika…

nah, jadilah gue misa paling malem yaitu jam tujuh kurang sprempat…janjian ma dimas ciliks, depina, peliks, ma erik…dan sperti minggu2 sbelomnya, klar misa kita ga langsung pulang, tapi nongkrong-ngobrol-ngalor-ngidul di greja…ktambahan jeki iblis…trus nambah johan yang lagi kesepian dirumah…dateng lagi si ivan arab rada ngaret…peserta trakir fani yang diculik paksa dari rumah pada penghujung acara…klar misa tu kira2 jam dlapanan lah…trus kita bersembilan ngobrol-ktawa-ktiwi kira2 mpe jam stenga duablasan…trus lanjut ke NAV buat nyanyi gila2an…yeah, kita bubar jam stengah satuan…seru dah…hmmmmm…

apa aja sih yang kita obrolin? dari mulai flashback sampe berangan2 ria…dari ngebahas kegiatan2 yang udah kita jalanin sampe mikir mau bikin kegiatan apalagi yang seru2…tercatat udah ada 6 angan2 kegiatan yang bisa dibuat di paroki ini…hihihihihi…emank pada kelebihan kreatipitas sih…paling seru sih pas mengenang kejadian2 masa lampau…ada yang si dimas menyiram diri dengan aer panas lah…ada kjadian lucu pas anak2 yohanes lagi rosario lah…yeah, ktawa2 ngakak pun lepas dari mulut ini…dah lama kayaknya ga ngakak lepas kayak kmaren..trus si peliks lagi dengan sgala ke-engga-pentingan-nya…doi begitu niat mempertunjukkan atraksi Meteor Pegasus-nya… jadi critanya kita lagi ngobrol2 dengan topik api dan tiba2 peliks nyeletuk bahwa dia punya atraksi Meteor Pegasus stelah melihat dimas gagal dengan atraksi bungkus rokoknya…tapi ternyata atraksi Meteor Pegasus tersebut memerlukan bahan2 tertentu dan batal lah si peliks menyaingi atraksi gagalnya si dimas…ya udah kita ngelanjutin ngobrol2 sambil nungguin kang nasi goreng tercinta yang lom nongol2 ngambil piring2 kosongnya yang udah kita bantai habis…eh, tiba2 si peliks ngilang ga tau kmane…trus si abang akhirnya dateng sambil nagih duid…eh peliks nongol pula bawa2 sdotan…kita kira doi mo ngapain…trus doi dengan smangatnya ngomong…

peliks: EH! EH! ni liat nih!!! Meteor Pegasus!!!! Meteor Pegasus!!! hehehehe…(sambil cengangascengengesgajelas)
gue: anjrit! jadi lo tadi tu ngambil sdotan toh!!! sinting lo!!! niat banget seh lo!!!
dimas: HUAWHUAHAUHWUAHUAWHUAWH!!! sumpah!!! GA PENTING BGT SIH LO!!!
peliks: (ngejongkok, mulai ngebakar sdotan, trus percikan2 api satupersatu berjatuhan dari sdotan tercintanya) NEH!! LIAT NEH!!! METEOR PEGASUS KAN??? HEHEHEHEHE….MANTEP KAN?? MANTEP KAN??)
*coba bayangin deh gayanya ni anak: jongkok trus ngebakar sedotannya malem2 sambil cengangascengenges*
semua: SUMPAH GA PENTING!!! ILPIL GUE!!! APAAN SIH LO LIK?? MALU TUH AMA ABANGNYA!!! UDAH AH UDAH!!
peliks: hehehehehehhe…tuh kan, Meteor Pegasus!!! hehehehehehe….tu tuh mulai banyak…hehehehehehe….mantep kan…
abang nasi goreng: (cengengesan sambil geleng2 kpala, mungkin si abang sambil mikir kayak gini kale: udik amat ni orang kota yeh…)

yah stidaknya kita bisa liat keniatan peliks dalam melakukan sesuatu, entah hal tersebut penting atau tidak…ada lagi neh, tiba2 dia mo ngasih tau gue tentang lagu anamnesis yang udah ga ditutup oleh kata “amin” lagi…padahal waktu itu topiknya lagi mo ngelanjutin kmana abis ini…(liat ga btapa ga nyambungnya ini anak?)…trus berhubung doi lupa lagunya, jadi gagal deh misi menambah pengetahuan gue…ya udah, gue ga pikirin…trus kita jalan ke NAV 1…sesampenya di situ, si peliks nyamperin gue dengan smangat..

peliks: MO! MO!! gue inget lagunya!! eh, gimana yah? ADUH! tadi di jalan udah gue inget2in tuh!! kok bisa lupa lagi yah…tunggu mo, tunggu…
gue: sumpah, lo niat banget sih liks..
peliks: OH! gini mo gini! (mulai dah dia bersenandung ria…)
gue: iya liks…bener juga yah…

yeah…stidaknya gue nambah pengetahuan lagi lah…thx yah liks…

yak, mlanjutlah kita berkaroke ria sambil gila2an…erik yang emank superior kalo maen cs bareng dan kita jadi anak bawangnya cukup tidak berkutik saat berkaroke sama kita2…itung2 balas dendam kita ma doi…dan doi akhirnya mengaku kalah bahwa kalo karoke dia yang jadi anak bawang…huaehuahuaheuaehuaehuaeh…akhirnya…tapi doi nyanyi2 juga kok…walopun masi malu2…ternyata kurang dijemur malem2 jadi patung anak ini…btw, erik ini termasuk masih anggota baru dalam berhengot ria…nemunya yah di tablo…mayan lah, dapet satu korban lagi buat dirusak…hehehehe….di dalem karoke, mayan bergila2an ria deh…mulai dari lagu kenangan terindah sampe roker juga manusia menjadi nomor2 wajib yang dinyanyikan pada saat itu…trus lagu yang ditunggu2 pun datang: jangan ganggu banci yang dibawakan oleh duet dimas&ivan…dimas pas bagian ngerap dan ivan khusus di bagian reffrein yang cuma 3 kata: jangan, ganggu, dan banci…dan nyanyian ivan cukup membuat gempar satu kamar sampe ngakak gila2an…jangan ganggu banci yah van…hehehehe…

yeah…gue ngerasa ada temen2 baru yang ngisi hidup gue…ada satu persaudaraan baru…ada satu brotherhood baru…ada satu persahabatan baru…ada satu kekompakan baru…ada satu kehangatan baru…(memang semua hal dimulai dari satu) dan kalo dibilang ini dimulai dari greja ato SIJI ato tablo ga salah juga…coz kalo gue ga aktip di greja, ato di SIJI, ato di tablo, ato dimana pun, mungkin gue ga bisa kenal ma manusia2 aneh ini…dan masih banyak lagi seh sbenernya…yeah, smoga aja kehangatan ini (emanknye martabak?) bisa bertahan lama yah…dan mudah2an ga jadi garing+basi…tapi yah ga mungkin garing+basi lah yah, wong ada aja kok kelakukan anak2 aneh bin ajaib ini…yeah…moga2 kita bisa trus bareng…aktip bareng…jalan bareng…kompak bareng…bcanda bareng…cela2an bareng…gokil bareng…ktawa bareng…gila bareng…sarap bareng…seneng bareng…susah…jangan bareng2 yeh…hehehe…

NB: kira2 jam dua pagi kurang sprempat (pulang dari karoke), di Sonora FM 92.00, ada titipan salam buat Johan ma Fanie…kurang lebih begini kata penyiarnya:

…dan untuk Johan dan Fanie…apa kabar Johan dan Fanie? kabar baik? semoga kabar baik selalu menyertai kalian berdua… yah, smoga kalian berdua rukun-rukun selalu…dan awet selalu…teriring salam hangat dari rekan-rekan Teater SIJI - Mudika Paroki St. Yakobus - Kelapa Gading…

Comments of the Month (March `06)

Thursday, April 6th, 2006

best commentnya gue jadiin tiap bulan aja yak? biar ga kebanyakan…kira-kira kriteria gue dalam pemilihan Comments of the Month ini kurang lebih adalah komentar-komentar yang membawa makna tersendiri (dalem..), bisa menarik kesimpulan tersendiri, bisa memetik nilai2 dan makna2…dan terpilihlah 5 orang dengan komentar2nya yang begitu dalam, bermakna, berkesimpulan, dan terlihat bahwa orang tersebut mampu memetik secuil nilai dari isi tulisan saya…perlu diingatkan bahwa saya tidak bermaksud tertentu (peribahasa: tidak ada udang di balik bakwan) bahwa tolong lihatlah makna-makna dan nilai-nilai dari setiap komentar yang ada…bahwa saya yakin bahwa orang2 yang berkomentar disini adalah orang2 yang begitu peduli pada perubahan ke arah yang lebih baik…amien?

bagi orang2 yang commentnya terpilih dalam Comments of the Month bulan ini, akan mendapatkan sekardus piring cantik yang berupa pecahan-pecahannya plus anda diberi kebebasan biaya dan kuantitas untuk mengkomen keseluruhan isi blog ini (??)…SELAMAT!! dan selamat berkomentar!!

Hm…Sejarah telah mengajarkan semuanya pada kita…

1.) Bukankah Nicolas Copernicus dipenjara lalu kemudian meninggal hanya karena dia mengatakan KEBENARAN bahwa Bumi adalah bundar dan Bumi bukanlah pusat dari tata surya, melainkan matahari.

2.) Bukankah mahasiswa Trisakti wafat demi memperjuangkan KEBENARAN.

3.) Bukankah aktivis HAM Munir diracun secara misterius hanya karena dia berpegang teguh pada KEBENARAN.

4.) Bukankah YESUS disalib oleh karena Dia mewartakan KEBENARAN.

Klo ada 1 hal yg gue pelajari selama ini, itu adalah bahwa tak peduli di lingkungan masyarakat mana pun anda berada, entah itu dunia club malam, akademisi, panggung politik, GEREJA sekalipun, aspek manusia tak mungkin dihindari dan oleh karena itu kelemahan manusia yg utama, yakni JATUH DALAM DOSA, pasti terjadi !!! terlepas apakah anda seorang Pastor sekalipun !!!
Posted by: Stevanus | March 19, 2006 02:18 PM (Taken from Tulisan Tak Berjudul)

tanpa peran..
tanpa naskah..
tanpa kritik..
tanpa tawa..
tanpa tangis..
tanpa duka..
tanpa sesal..
tanpa marah..
tanpa ngaret..
tanpa latihan..
tanpa itu semua..
mungkin kami bukanlah nama sebuah komunitas

teater SIJI

namun,
tanpa dukungan,
tanpa penonton,
tanpa posisi struktural,
tanpa …
(apapun itu..)

kami tetap..

teater SIJI

(tiada yang dapat membelenggu spirit dan kreatifitas..)

Ad Maiorem dei Gloriam
Posted by: roland | March 19, 2006 05:26 PM (Taken from Tulisan Tak Berjudul)

“rekan2 muda yang pernah sakit hati dan kecewa terhadap struktur birokrasi tersebut secara tidak sengaja bergabung dan melebur di dalam SIJI…secara tidak sengaja disini dimaksud adalah bukan melakukan pembangkangan dan pemberontakan di bawah suatu nama tetapi adalah mereka2 ini merindukan suatu wadah perkumpulan anak2 muda yang tidak dipisah2kan oleh suatu kelompok (wilayah, kategorial, dsb)…suatu wadah perkumpulan yang tidak pandang bulu dalam menerima anggota…suatu wadah perkumpulan satu rasa, satu asa, satu pikiran, satu hati, satu perjuangan, satu minat, dan satu bakat…suatu wadah perkumpulan dimana kreatifitas menjadi ujung tombaknya…suatu wadah perkumpulan dimana anggota2nya tidak punya rasa malu lagi untuk mengungkapkan segalanya, termasuk sakit hati dan kekecewaan…”

cuplikan kalimat yang bener2 menggambarkan imajinasi gue mengenai struktural tersebut.. Tapi apakah mungkin imajinasi gue, imajinasi Timo, imajinasi SIJI atau imajinasi siapapun itu akan menjadi kenyataan..
Keraguan itulah yang membuat gue males untuk maju walaupun selangkah saja dalam komunitas apapun itu.. (haalllahh kenapa bahasa gue jadi agak2 berat gini yah.. haha..) yah mudah2an saja lewat blog bung timo ini, orang2 dapat mengetahui apa alesan gue menghilang sejak malam taon baru 2004-2005 kemaren.. (wah uda staon yah.. hehehe). Yah intinya jawabannya ada di cuplikan kalimat2 yang gue kutip dari blognya Timo..

HIDUP SIJI!!! Mungkin SIJI adalah suatu komunitas yang dapat merealisasikan imajinasi smua orang..
Posted by: Helen | March 21, 2006 04:53 PM (Taken from Telu..Loro..SIJI!!)

Don’t know what to say anymore…lebih kurang kata2 gw dah disampaikan sama loe mo..Tapi memang, ini semua adalah suka duka dari sebuah pelayanan yang total…Sekaligus sebuah pembelajaran ke arah yang lebih baik, pribadi yang lebih dewasa dimana keinginan dan ambisi pribadi menjadi sangat tidak penting dibanding nilai2 pengorbanan dan semangat pelayanan…
MAAF menjadi sebuah kata yang absurd ketika sebuah kebenaran dipertanyakan..Namun semua kembali kepada kesadaran akhlak dan hati nurani orang tersebut…ketika MAAF sungguh diucapkan dari hati..Saat itulah seluruh mata akan tertuju padanya dan bertanya..”Sebenarnya..Siapakah yang salah ???”
Posted by: Joe | March 16, 2006 03:18 AM (Taken from Secuil Nilai Sepotong Maaf)

waaaaaahhhhhhhhhhhh bingung mau comment apaan, soalnya gw gak tau permasalahannya seh, so gw hanya berharap agar semua pihak saling “introspeksi diri” supaya selesai deh masalahnya, end yang paling penting jangan ada pihak2 yang merasa bahwa dirinya itu benar adanya, sok dewasa bgt gw ya.
Posted by: Viga | March 15, 2006 03:39 AM (Taken from Kisah Seorang Moderator I - Edited)

NEXT POST : Disaat Tawa Canda Merajalela

…And Ideas Are Bulletproof

Monday, April 3rd, 2006

Remember, remember! The fifth of November!

Begitulah tagline dari film V for Vendetta yang dibintangi oleh Hugo Weaving dan Natalie Portman. Sebuah film yang bercerita tentang sebuah rezim yang terkamuflase secara rapi dalam suatu negara. Sebuah film yang bercerita tentang bagaimana seseorang mencoba untuk membongkar rezim itu dan menegakkan kembali kebenaran dan kebebasan. Sebuah film yang bercerita bagaimana cara menumbangkan suatu rezim bukanlah dari pihak luar tetapi dari dalam rezim itu sendiri. Sebuah film yang bercerita bagaimana sebuah idea yang lebih kuat dari apapun juga, termasuk nyawa manusia. Sebuah idea yang tak lekang oleh waktu. Sebuah idea tentang kebenaran yang diperjuangkan oleh seseorang dan semua orang. Sebuah idea yang bisa merealisasikan peribahasa: mati satu, tumbuh seribu.


Remember, remember, the fifth of November, The gunpowder treason and plot. I know of no reason why gunpowder treason should ever be forgot.

Berlatar belakang Inggris pada era ketotalitarian, V for Vendetta menceritakan bagaimana seorang wanita yang bernama Evey (Portman) yang diselamatkan oleh sosok misterius bertopeng Guy Fawkes. Dan pada malam itu, malam menuju tanggal 5 November, sebuah revolusi untuk menumbangkan rezim Kanselir yang penuh dengan kekejaman dan korupsi telah dimulai, dengan V yang meledakkan salah satu gedung bersejarah di London. Dan V berjanji bahwa tanggal 5 November tahun depan, sebuah dunia baru dan lebih baik akan terwujud. Maka selama setahun itu, V pun memulai propagandanya dan dibantu oleh Evey. Dimulai dengan membunuhi pejabat-pejabat tinggi pemerintahan yang mempunyai pengaruh yang kuat, dilanjutkan dengan mencari dukungan kepada rakyat untuk melawan tirani kekuasaan dengan cara menyabotase stasiun TV terkenal untuk menyebarkan video propagandanya. Hasilnya tak sia-sia, rakyat pun mulai untuk membuka matanya. Sedikit demi sedikit, rakyat pun mulai mengikuti arah pikiran V. Propaganda dilanjutkan dengan menyebarkan kostum V kepada seluruh rakyat. Maka tibalah tanggal 5 November berikutnya. Sebuah revolusi yang ada di depan mata. V pun mengakhiri “masa tugasnya” dengan rapi dan pengorbanannya pun tak sia-sia. Rakyat yang berkostum V berduyun-duyun mendatangi Gedung Parlemen untuk menyaksikan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Mati satu, tumbuh seribu.


The only verdict is vengeance, a vendetta, held as a votive not in vain.

Film ini hanyalah sebuah cerita sarkastik yang menggambarkan bagaimana sebuah idea tentang kebenaran bisa menumbangkan apapun. Bagaimana sebuah idea tak hanya dimiliki oleh satu orang saja. Bagaimana sebuah idea yang lebih dari sekedar daging dan darah. Dikemas secara apik oleh pembuat The Matrix Trilogy, Wachowski bersaudara cukup cerdas untuk memainkan jalan cerita dengan menyisipkan kritik-kritik politis. Ciri khas dari Wachowski bersaudara pun nampak di film ini. Kalau di The Matrix ada adegan alur peluru yang diperlambat, maka di V ada adegan dimana V melempar pisaunya dan ditampilkan secara slow-motion. Dan karakter V ditampilkan cemerlang oleh Hugo Weaving. Dengan gaya bicaranya yang khas (ingat Agent Smith dalam The Matrix), seakan menegaskan kemisteriusan di balik topengnya. Lalu ada hal yang menarik disini, ingat The Matrix saat Agent Smith memperbanyak dirinya? Di penghujung film V For Vendetta pun terdapat adegan dimana semua orang memakai topeng yang sama yang dipakai oleh V. Agent Smith dan V.

V

People should not be afraid of their governments, governments should be afraid of their people.

Walaupun didukung oleh sinematografi yang apik, special effect yang canggih, serta kekuatan naskah yang tinggi, namun sayang karakter-karakter dalam film ini tidak menampilkan logat Inggris yang khas. Film yang berlatar belakang Inggris ini kurang diperkuat oleh aksen Inggris bagi para pemain-pemainnya.

Film ini bukanlah suatu film superhero biasa. Film ini mencoba menyampaikan sebuah pesan kepada para penontonnya yang diramu dalam sebuah kisah heroik yang unik. Sebuah cerita yang unik tentang kebebasan, kebenaran, dan idea yang diperjuangkan. Bahkan sampai darah penghabisan. Dan bagaimana sebuah idea yang tidak hanya milik satu orang saja melainkan menjadi milik bersama dan selalu diwariskan serta diperjuangkan.

Behind this mask is a man, and behind this man is an idea. And ideas are bulletproof.