Labirin Cinta

anda merasa permasalahan cinta anda menyedihkan? anda merasa anda menderita karena percintaan anda? anda merasa depresi, frustrasi, dan stress karena permasalahan cinta anda? kalau begitu, coba untuk melupakan permasalahan cinta anda barang sejenak dua jenak dan membaca cerita-cerita berikut ini…

KASUS NOMER 1
oknum
A, sang lelaki, nyaris TIGA tahun berpacaran dengan oknum B,
tentunya sang wanita…dikala pacaran, mereka terlihat begitu cocok,
begitu kompak, dan begitu matching…pasangan ini terlihat saling
menyayangi satu sama lain…dimana ada si A, pasti ada si B…namun, tak beda dengan pasangan2 lain,
pertengkaran kerap menghampiri mereka…bahkan di penghujung hubungan
mereka, pertengkaran itu kian menghebat dan terakumulasi…dan
berakhirlah hubungan mereka, sbelum hubungan mereka genap berumur tiga
tahun…dan mereka pun kembali menjadi teman baik…tetapi layaknya seorang wanita, B pun tetap menyimpan rasa sayangnya kepada A, dan mungkin masih menaruh harapan pada B…namun A tampaknya sudah mulai bisa melupakan B dan siap untuk mengalihkan hatinya kepada wanita lain…

bagaimana menurut anda?

KASUS NOMER 2
sebut saja oknum
C, sang lelaki yang terlibat percintaan dengan oknum D, sang wanita…walaupun D lebih tua DELAPAN tahun dari C…tapi pasangan ini saling menyayangi satu sama lain…memang, status
blom dilegalkan, tapi hubungan mereka sudah bisa disebut sbagai
pacaran…perasaan sayang kian hari kian bertambah diantara mereka
berdua…tetapi masa depan sudah harus dipikirkan…
C yang masih
menjalani kuliah tahun ketiga, dengan D yang adalah seorang direktur suatu
perusahaan…bagaimana dengan kedua orangtua mereka? apakah akan
mengijinkan hubungan mereka? disinyalir, orang tua dari C terlihat
tidak menyetujui hubungan mereka berdua…kalau C berniat untuk
melanjutkan hubungan, maka ia harus bersiap untuk  menjalani hubungan dengan cara backstreet atau bahkan"melawan" orang tua
sendiri, meskipun cara ini akan menimbulkan masa depan yang suram…tapi begitu sulit untuk meninggalkan D yang sudah terlanjur
dicintainya dengan sangat…
bagaimana menurut anda?


KASUS NOMER 3
sang lelaki, sebut saja oknum
E, begitu mencintai sang wanita, sebut saja oknum F…hubungan pun sudah dilegalkan menjadi pacaran…alangkah sayang, kedua orang tua mereka tidak menyetujui hubungan mereka karena masalah beda agama…E dan F yang bekerja dalam satu kantor, dibawah kepemimpinan sang ayah dari E, harus menerima kenyataan ketika…sang ayah memecat F dari kantornya…terpaksa F bekerja mencari nafkah di tempat lain…E pun telah menjadi pengusaha sukses dan popularitas begitu dekat dengannya…harus menjalani hubungan dengan cara backstreet, dibalik sepengetahuan sang ayah…blom lagi media cetak maupun elektronik yang siap mencari mangsa untuk dijadikan bahan berita…apabila E meneruskan hubungan mereka, cepat atau lambat, hubungan mereka berdua akan terangkat ke media…dan hal tersebut akan menyulitkan kehidupan E maupun F…dan ternyata si F telah dijodohkan oleh orang tuanya dan diharuskan untuk segera menikah…karena F ternyata mengidap kanker payudara dan harus segera diangkat…stelah mengetahui masalah yang datang bertubi-tubi sperti itu, F pun nekat memotong urat nadi sendiri dan masuk rumah sakit…maka E pun mau tidak mau harus memutuskan hubungan mereka, demi kebaikan F maupun E sendiri…
bagaimana menurut anda?

bagaimana? sudah slesai membaca? sudah direnungkan? bagaimana perasaan anda sekarang setelah membaca berbagai cerita diatas? btw, apa kabar dengan permasalahan cinta anda?

NB:
- nomer kasus hanyalah penanda belaka, bukan suatu urutan atau ranking
- komentar yang memberikan
solusi atau minimal, sebuah pertimbangan, sangatlah diharapkan…
- semua kejadian ini adalah fiktif belaka…kesamaan kejadian hanyalah kebetulan semata…

26 Responses to “Labirin Cinta”

  1. oLiPH Says:

    pada intinya, setiap masalah yang berhubungan dengan cinta, pasti jadi dilematis, ribet, atau bikin gak jelas mau ngapain. karena cinta gak bisa dilogikain. cinta berhubungan dengan perasaan yang bisa ngaduk2 orang, tapi gak bisa dijelasin. therefore susah diapa2in, susah diintervensi, susah pula mau dimunculin/diilangin.

    akhirnya semuanya balik ke pilihan. balik ke value masing-masing, prinsip hidup masing-masing. ketika sudah berada di ujung tanduk, orang harus memilih. dan sebaiknya memilih dengan keyakinan dan komitmen penuh. soalnya yang bikin menderita, salah satunya, keraguan. “duh… bener gak sih keputusan gue? seandainya…” makin miserable man. pilih, yakin sama pilihan, jalankan, banish keraguan.

  2. iiN Says:

    kasus 1 : kalo ceweknya masih cinta, it’s ok. (gue juga suka gitu). masalahnya hanya mereka pernah menjalani suatu hubungan, n it didn’t work. So, cintanya si cewek sudah tidak dapat lagi dilegalkan dlm suatu hubungan. Tinggal bagaimana si cewek itu mengalokasikan perasaannya, cinta tulus tanpa pamrih dan tanpa ngarep, atau cinta yang berharap (berharap kembali??!). Kalo si cowok sih, yaa.. that’s a good point, menjalani hidup dan memandang ke depan.

    Kasus 2 :
    hmm..beda 8 tahun tidak dpt ditoleransi!! Dimana2 cewek itu lebih cepat matang dibanding cowok, dan coba lihat kembali : yang cowok mahasiswa, yang cewek udh direktur. Aduh pertimbangkan kembali deh, beda temen, beda prespektif hidup, dll..
    Kalo 1-2 tahun, gue masih bisa lah ya ngebayanginnya.. tapi 8 tahun. DELAPAN?? Come On..

    Kasus 3 : Beda agama adalah segalanya. Gue percaya bahwa untuk menyatukan dua orang yg berbeda, harus dr hal-hal yg prinsipil dulu. yakni perbedaan agama (harus disamakan). GUe lebih baik backstreet gara2 beda usia drpd backstreet gara2 beda agama. (nyambung yang kasus 2).
    Intinya, Nggak cukup hanya cinta, bung!
    semoga membantu

  3. Andrew Says:

    kalo gw pribadi, lebih pecaya dengan cinta tanpa mandang sgala hal.. so what about religion, age, or even being loved back? as long as u love him/her it’s enough.. (kalo lo emang tulus mencintainya, lo ga bakalan permasalahin masalah kek gitu) cuman dengan gitu, u r taking the world and the rest of the people involved in your loved as enemies..

    ngerti ga ? :P

  4. Andrew Says:

    ralat: “people involved in your love life as enemies”

    sekian :P

  5. aRiejAnTou Says:

    Asuwww… itu kasus temen2 guwe…. !!!!! ngemeng looo….. asuuuwwww.. BTW gwue juga ada kasus yang gak kalah menariknya mo… tapi lo nya ajah gak boleh tau…. Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….Ahiak….

  6. -SteFaniE- Says:

    Timo,,,
    Kayanya Kasus No. 1 kok gw ngerasa TAU yah?!!!
    sapa sih??!!
    Hahahhahaha….
    Kayanya si OkNum A bukan move on lagi deh,,dr masa2 berhubungan dengan Oknum B pun,, Ia sudah sangat move On..
    HohOhohohohO…
    Kalo kasus 2 n 3 blom pnah denger..
    Kapan2 qta gosip yah Mo.. ^^

  7. BarnabaS Says:

    kasus nomor SIDJI, seakan memojokkan kaum lelaki. siapa bilank, co juga gag layaknya seorang co yang masih memendam cinta…huuuu…my suggest, let it flow…

    kasus nombur TWU..
    tinggalin ajeh tu cewe… kayak udah baes ajeh, cewe di dunia…direktur? uang tidak dapat membeli cinta!

    number three… blog gue tentang siti nurbaya cukup menjawab, kok mo.hehe.. gue gag harus mengumpat orang tua macam bapaknya E yang otoriter dan F yang merasa memegang penuh kebebasan anaknya.

    number four, doain terbitnya buku gue yah…hehehe…

    ntar kalo diterima gramedia, gue promosi abis2an deh (di) blog lo…wekeke….

  8. BarnabaS Says:

    ralat..kata “baes” seharusnya ditulis abes

  9. Andrew Says:

    ha? lalat?

  10. BaGuS Says:

    Gila moh….lo knapa jadi gini….???!!!

  11. BaGuS Says:

    ok gw kasi comment gw d…berhubung blog lo kali ini lucu dan menarik..mwahahahahaha…

    for case #1…kl masalah brantem, tu biasa dalam sebuah hubungan, but kl dah keterlaluan emank nga bisa ditolerir.and jgn selalu memojokkan pihak cowo…nga smua salah ada di pihak cowo…!!!susah buat ngelupain cw yg uda kita sayang!!!jd kl sampe bisa ngelupain berarti cwnya uda keterlaluan…(ini pendapat gw…nga tau kl org laen,,hohohohho)

    case #2…gw plg ga setuju hubungan yg cwnya lbh tua…even 1/2 taon pun gw nga setuju…malah umurnya sama aj gw dah mikir2…masalahnya bnr kaya comment diatas, cw lbh cpt matang…and cowo pnya pride!!!ntar kl dah kawin bisa brantem mulu2, yg cw suka merintah2 coz ngangep conya msh immature and cowonya menjunjung tinggi pridenya sbg seorang lelaki!!!repot toh!!!

    case #3…for this case gw cm ada 1 jawaban…gw NGA SETUJU!!!!gw jg mementingkan agama dlm hubungan…jd beda agama No toleransi!!!!but critanya ok jg case yg ini, kaya drama korea….heuheuheiuheuiheiuhuhe…!!!!

    sekian dl comment dr g…moga2 membantu…hihaihaihaiaihaia

  12. Andrew Says:

    hm… comment on bagus: emang kenapa kalo beda agama? toh nobody proves there’s an afterlife.. emang kenapa dengan suatu agama? kalo kita emang melakukan sesuatu dengan niat yg baek, di mata agama mana pun, itu tetep bener tah? WHAT IS RELIGION ANYWAY?!!!!

  13. Aart Says:

    Penyebut A dikali B sama dengan berapa yah???

    Konstanta C dipangkat 8 diakar ama D sama dengan Berapa?

    Duh udah mulai pusing kan…
    Tunggu dolo neh masih ada 1 lagi

    Penyebut F di bagi sama konstanta E dipangkat kuadrat jadinya?

    Ayo yang mau kalkulasi silahkan silahkan….

  14. iiN Says:

    masalah agama..sekali lagi : hanya terlalu riskan (titik).

  15. Andrew Says:

    udah daripada debat, mending tamparin timo aja, bikin blog mala bikin org ribet

  16. 'sTE Says:

    haha..
    lagi2 masalah cinta yg ribet..

    mnrt gw,oknum A-B-C-D-E-F dst cari ajah cinta yg laen..masih banyak kok org2 di luar sana..
    gw berpikir, kyknya muna ajah klo kita menyebutkan adanya cinta sejati dalam hidup ini dan mengikrarkan bahwa A harus sm B,,C hrs sm D,,dan E hrs sama F..
    klo pada akhirnya timbul tangis apalagi keinginan u/ bunuh diri,,apa itu yg mau dilakukan oleh cinta?
    hidup udh susah,,ngapain coba terus dibuat susah..
    mending cari aja yg laen…
    simple kan?

    smart? or dumb?

  17. Andrew Says:

    smart and dumb at the same time :P

  18. tiMo huRaayyy Says:

    buset…rame amad…gini aja deh…beda pendapat itu boleh dan perlu…hargailah pendapat tiap2 orang…toh itulah menurut pandangan mereka…dan memang setiap manusia itu beda2…perbedaan itu perlu…makanya manusia diciptakan cowo dan cewe, untuk menghargai sebuah perbedaan…ya toh?? blajar terbuka saja lah…amien??

  19. Andrew Says:

    ga

  20. DenNIE Says:

    mo….cari cewe gih….kalo udah dapet mending jadiin sono…daripada jadi dewa curhat…

  21. Joe Says:

    AAAaaaaaahhh…..apaan nich !?!?
    Baru liat nich gw !!!
    Apaan tuch kasus no 1 ?!?!?!
    Wakakakaka….
    Ugh gw salut banget sama commentnya Iin, Barnabas…terutama commentnya Bagus !!!! HIyahahah…’sTe juga ok banget !! Request donk mo…jadiin comment mereka comment of the month…
    Soal Commentnya Fanie…yeah..seperti yg waktu itu sy dah pernah bilang…kamu sungguh menikmati menjadikan saya sebagai terdakwa meskipun itu disampaikan secara implisit atau eksplisit..baik secara frontal atau sok dibawa bercanda (yg pastinya ga pernah lucu)…Dan kenapa selalu terdengar sangat munafik ya…

  22. tiMo huRaayyy Says:

    menjadikan joe sbagai terdakwa…neh kejadian pas kapan neh?? kamar berdarah??

  23. Aveline Says:

    wakaka… si pembuat onar…
    mati satu tumbuh seribuuu, mo… jadi, “ternyata tanpamu langit masih biru, ternyata tanpamu bunga pun tak layu, ternyata tanpamu dunia tak berhenti berputar, walau kau bukan milikku…”
    mulai curhat!!! hoho….
    kalo emang ada kasus2 seperti itu, time to move on, baybehhhh!!!
    haha….

  24. Joe Says:

    oknum A, sang wanita, nyaris TIGA tahun berpacaran dengan oknum B, tentunya sang pria…dikala pacaran, mereka terlihat begitu cocok, begitu kompak, dan begitu matching…pasangan ini terlihat saling menyayangi satu sama lain…dimana ada si A, pasti ada si B…namun, tak beda dengan pasangan2 lain, pertengkaran kerap menghampiri mereka…bahkan di penghujung hubungan mereka, pertengkaran itu kian menghebat dan terakumulasi…dan berakhirlah hubungan mereka, sbelum hubungan mereka genap berumur tiga tahun…dan mereka pun kembali menjadi teman baik…tetapi layaknya seorang pria, B pun tetap menyimpan rasa sayangnya kepada A, dan mungkin masih menaruh harapan pada B…namun A tampaknya sudah mulai bisa melupakan B dan siap untuk mengalihkan hatinya kepada pria lain…
    bagaimana menurut anda?

    Sorry mo…cuma gatel mengkoreksi fakta yang terjadi doank…
    yeah…

  25. tiMo oKeh dOnKs Says:

    hush…kok lo malah membuat crita fiksi itu menjadi sebuah crita non-fiksi seh??

  26. LuKyTaSaRi Says:

    Donk donk donk…

    Kok rumit, yah.

    Yang pertama kali muncul di kepala gw adalah:
    Kasus 1 : Lelaki, buaya darat (hohoho… bukan maksudnya menggeneralisasikan loh)Kayaknya yang kurang di antara hubungan mereka adalah komunikasi. Klo ceweknya bilang masih sayang… mungkin cowok itu bakal mikir dulu klo mau pindah ke hati lain. Fuh… Au ah!

    Kasus 2 dan 3 : Timo, lo cocok jadi sutradara sinetron. huahahaha… Tapi kisah ini juga menjalar di kehidupan nyata. Cerita cinta yang tragis…

    Terutama kasus no 3: parah banget! Well, mau ga mau… Harus pisah. Ini bisa dibilang takdir ga seh? Gw jadi bingung… Yah, sudahlah. Cerita cinta tiap2 manusia memang unik. Hehehe…

Leave a Reply