Archive for October, 2006

Milkshake Yang Gagal

Monday, October 30th, 2006

dua hari belakangan ini gue selalu sibuk bereksperimen dengan blender di rumah gue…berhubung bonyok masih di jogja, jadi area dapur dapat gue kuasai secara penuh…maka bereksperimen-rialah gue dengan blender tersebut…

niatan awal pengen bikin starbaks kecil2an…mo nyoba bikin blended coffee…cieh…tapi untuk taraf uji coba, gue pengen bikin milkshake dulu…

HARI PERTAMA
1. siapkan tempat blender

2. masukkan delapan sendok teh susu indomilk coklat

3. masukkan segelas air putih dingin

4. masukkan dua bongkah es batu kotak (es yang bikinnya di wadah kotak2 kecil itu loh)

5. nyalakan blender..

6. BEEEENGGGGG (suara blender)

7. matikan blender, lihat situasi dan kondisi di dalam blender..

8. tuang ke gelas besar, lalu cicipi dengan penuh hasrat nafsu..

9. bingung…kok esnya masih utuh yah?? jadinya malah susu kocok biasa…bleh…

Evaluasi Hari Pertama
es kedikitan, aer kebanyakan, susunya…PAS!!

HARI KEDUA
1. siapkan tempat blender

2. masukkan delapan sendok teh susu indomilk coklat

3. masukkan delapan bongkah es batu kotak-kotak

4. masukkan seperempat gelas air putih dingin

5. nyalakan blender

6. BEEENGGGG GRRKKK GRRRRKKK GRRRRKKKKKKKKK (suara blender)

7. bingung…lah, blendernya kaga muter…ouwh, kesangkut ama esnya…kebanyakan kali yah…

8. matiin blender, kurangi es dengan ambil empat bongkah es batu kotak-kotak

9. nyalakan blender…

10. BEEENGGGG GRRRKKK GRRRKKKK GRRRKKKKK (suara blender)

11. bingung…lah, masih kaga muter…masih nyangkut kali yah…

12. matiin blender, atur posisi es sedemikian rupa sehingga blender bisa muter…

13. nyalakan blender

14. BEEEENGGGG (yes, muter)

15. matiin blender, lihat situasi dan kondisi di dalam blender…

16. tambah es lagi

17. nyalakan blender dengan keji

18. BEEEEEEENNNNNNNNNNNNNGGGGGGGGGGGG (suara blender yang diputar secara paksa selama beberapa abad)

19. matikan blender, lihat situasi dan kondisi di dalam blender…

20. tuang ke dalam gelas besar, lalu cicipi dengan penuh hasrat nafsu…

21. bingung…lah, esnya kaga merata, kaga alus…ini mah sama aja minum susu kocok ditambahin es batu kecil2…damn…

22. ambil hikmah dan berkahnya…setidaknya jadi milkshake = susu kocok

Evaluasi Hari Kedua
siapa yang patut disalahkan?
a. susu indomilk coklat
b. air putih dingin
c. es batu
d. blender
e. sang eksperimenter

Saat Blog Tak Bisa Terbuka

Sunday, October 22nd, 2006

yup…empat hari ini gue menerima banyak laporan bahwa blog gue ga bisa dibuka…gue sendiri pun ga bisa buka blog gue…gue sampe depresi dan jatuh sakit (ga sgitunya seh)..bahkan gue ampe mikir mo apus trus bikin lagi…untung lom kesampean…

untungnya gue dengan isengnya buka2 Help-nya friendster…trus ke FAQ…ternyata ada link: Can’t see my Blog – SOLUTION:  Republish your blog…langsung lah gue klik…dan ternyata solusinya tepat mandraguna dan blog gue pun bisa kembali dibuka…huray…

so, buat lo pada yang punya masalah yang sama…ini dia solusinya!!

1. buka fs lo dulu…
2. klik Update Blog ato My Blog ato apalah itu…
3. trus klik Select A Template Set di bagian Design
4. trus klik Publish
5. silahkan tunggu sambil ngisep jempol sembari sang Friendster sedang me-republish blog lo…
6. stelah selesai, coba lo buka web blog lo…
7. lalu berteriaklah "HORE!" ketika web blog lo bisa kebuka lagi…
8. trus lo ke profile gue, klik Add A Testimonial…lalu isi testi yang bilang bahwa lo berterima kasih atas saran2 gue…
9. selesai…

bagi yang lom sempet baca2 blog gue lantaran blog gue yang kmaren ini ga bisa kebuka, ini tiga postingan terakhir gue…silahkan dibaca dan dikomen…diprint lalu dipotokopi juga monggo…hauehaeuheauhae….


semoga langkah2 diatas dapat membantu masalah anda…senang bisa membantu…sekian…

Kisah Gigi Bengkok

Tuesday, October 17th, 2006

bagaimana rasanya bila gigi anda BENGKOK??

Blog_002







tentunya hal itu tidak akan mungkin, karena gigi manusia tidaklah akan bisa bengkok…yang ada juga patah…


namun sang penulis tidak mengada-ada…kisah gigi bengkok ini adalah sebuah kisah nyata dan baru saja terjadi…sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa magis dan ajaib…


adalah suatu pagi hari ketika sang penulis berangkat ke kampus melewati bilangan jalan Pramuka…tidak seperti biasanya, setelah melewati lampu merah Pemuda, ruas jalan Pramuka langsung dipenuhi oleh mobil dan motor yang berjalan merayap alias macet…langsung saja sang penulis, dengan motor tempurnya, mencoba menyalip2 mencari sela diantara mobil-mobil dan motor-motor…suatu saat, ketika sang penulis ingin menyalip motor di sebelah kanannya, penulis membawa motornya ke arah kiri…setelah berhasil melewati motor, penulis pun menambah gasnya untuk menambah kecepatan…namun…BUAKKKK!!!!


apa yang terjadi?? tiba2 sang motor tercintah pun berhenti mendadak alias menabrak sesuatu…oh, ternyata sang motor menabrak trotoar yang berada di sebelah kirinya…tetapi sang motor tampaknya tidak apa-apa karena hanya bagian kirinya yang menabrak trotoar…saat penulis ingin menaikkan persnelingnya untuk menambah kecepatan, kaki kiri terasa aneh…sepertinya kehilangan sesuatu…yak ampun, mana giginya neh…saat penulis melongokkan kepala ke bawah untuk mencari tahu…alamak jang kolang kaling kutu kupret…alangkah terkejutnya dia saat mendapati bahwa gigi atau bahasa kerennya, persneling motornya bengkok SEMBILAN PULUH DERAJAD KE ATAS!!!


Blog_001

Blog001b







gigi dalam keadaan normal                        gigi dalam keadaan abnormal


otomatis, beliau pun langsung tertawa terbahak2 sambil ngakak…


entah kekuatan magis apa…yang pastinya, sebuah kekuatan supranatural itu mampu membengkokkan seonggok batang besi tersebut sejauh sembilan puluh derajad…luar biasa…


sepanjang perjalanan, saat ingin menaikkan gigi, selalu diselingi oleh tawa dan senyuman konyol…karena untuk mengatasi gigi bengkok tersebut, gerakan kaki untuk menaikkan gigi harus dilakukan secara konyol dan bodoh…untungnya dengan pengalaman bertahun2 sang penulis dalam mengendarai kuda besinya sehingga dia pun dapat sampai dengan selamat di Unika Atma Jaya…


sekian dari Kisah si Gigi Bengkok...

“…Than Eternity Without It”

Sunday, October 8th, 2006

I would rather have had one breath of her hair, one kiss from her mouth, one touch of her hand, than eternity without it. One.
-Nicholas Cage in City of Angels-


kalimat terakhir yang gue ucapin ke dia:

thanks! semoga kita bisa ketemu lagi yah…

 Derap_sep_iv04_1

Jumat, 6 Oktober 2006..


gue ketemu dia lagi…


sama cewe yang udah sekitar satu tahun engga ketemuan semenjak pertemuan pertama…


dan gue bisa ngeliat dia lagi…dan gue bisa ngeliat dia senyum lagi…dan gue bisa ngobrol sama dia lagi…


walaupun pertemuan kita di hari itu cuma sebentar…tapi apalah artinya sebuah waktu…


setidaknya gue bisa ngeliat dia lagi…


setidaknya gue bisa ngobrol ma dia lagi…


setidaknya gue bisa ketemu dia lagi…


dan gue dah seneng banget…sumpah…SENENGBANGET


dan gue bener2 bersyukur atas hal tersebut..


srius bro…and sis…hidup ini terlalu pendek untuk dihabiskan dengan air mata…


sori neh gue cerita sepotong2 dan terlalu di dramatisir…soale gue jarang ktemu ma cewe yang murah senyum…


tapi serius, tiada kata apapun dari bahasa planet manapun yang mampu mendeskripsikan kebahagiaan gue…bahkan sisa-sisanya pun masih ada sampai detik ini…


gue jadi terlalu bahagia untuk hidup di dunia…


pesan moral: bersyukurlah dengan apa yang sudah ada…


I could die right now. I’m just… happy. I’ve never felt that before.
-Jim Carrey in Eternal Sunshine of the Spotless Mind-


trims karena udah mau ketemu ma gue…lagi…


sekian…

Kisah Andoy, Sahabat Yesus

Friday, October 6th, 2006

Mereka bilang ini adalah kisah nyata …..

Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur (Filipina) yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.

Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan. Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.

"Bagaimana kabarmu Andoy? Apakah kamu akan ke sekolah ?" 
"
Ya, Bapa Pendeta!" balas Andoy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut. Dia begitu memperhatikan keselamatan Andoy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut,
"
Jangan menyeberang jalan raya sendirian, setiap kali pulang sekolah kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan menemani kamu ke seberang jalan. Jadi dengan cara tersebut saya bisa memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat."
"Terima kasih, Bapa Pendeta."
"Kenapa kamu tidak pulang sekarang?? apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?"
"Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan .. sahabatku."
Dan Pendeta itu segera meninggalkan Andoy untuk melewatkan waktunya didepan altar berbicara sendiri, tapi kemudian Pendeta tersebut bersembunyi dibalik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andoy kepada Bapa di Surga.

"Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya . aku makan satu kue dan minum airku . Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue ini.  Terima kasih buat kue ini Tuhan! . aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya.. lucunya, aku nggak begitu lapar.  Lihat, ini selopku yang terakhir..aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan. Engkau tahu ini sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa..paling tidak aku tetap dapat pergi ke sekolah."

"Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, bahkan beberapa temanku sudah berhenti sekolah. tolong bantu mereka supaya bisa sekolah lagi . tolong Tuhan ?? "

"Oh ya, Engkau tahu Ibu memukulku lagi. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu. Tuhan . Engkau mau lihat lukaku ??? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya, disini .. disini .. aku rasa Engkau tahu yang ini  khan ..?? Tolong jangan marahi Ibuku ya ..??? dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makanan dan biaya sekolahku .. Itulah mengapa dia memukul kami. "

"Oh Tuhan. aku rasa aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang cantik dikelasku, namanya Anita … menurut Engkau apakah dia akan menyukaiku ??? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku."

"Hei .. ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira  ?? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu . tapi ini kejutan bagiMu.  Aku berharap Engkau akan menyukainya. Ooops aku harus pergi sekarang."

Kemudian Andoy segera berdiri dan memanggil Pendeta itu,
"Bapa Pendeta ..Bapa Pendeta..aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyeberang jalan sekarang!"

Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari, Andoy tidak pernah absen sekalipun. Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Allah .. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif.

Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga dia tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja diserahkan pengelolaannya kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga sering mengutuki orang yang menyinggung mereka. Mereka sedang berlutut memegangi rosario mereka ketika Andoy tiba dari pesta natal di sekolahnya, dan menyapa
"Halo Tuhan..Aku …" 
"Kurang ajar kamu bocah !!!  tidakkah kamu lihat kami sedang berdoa??!!! Keluar.!!!"
Andoy begitu terkejut,

" Dimana Bapa Pendeta Agaton ..???  dia seharusnya membantuku menyeberangi jalan raya .. dia selalu menyuruhku mampir lewat pintu belakang Gereja . tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus ini hari ulang tahunNya, aku punya hadiah untukNya ."
Ketika Andoy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja. Sambil membuat tanda salib ia berkata

"Keluarlah bocah .. kamu akan mendapatkannya !!!"

Oleh karena itu Andoy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyeberangi jalan raya yang berbahaya tersebut didepan Gereja. Dia mulai menyeberang .ketika tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang - disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Andoy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut. waktunya hanya sedikit untuk menghindar .. dan Andoy tewas seketika. Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tak bernyawa.

Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut namun penuh dengan air mata datang dan memeluk tubuh bocah malang tersebut. Dia menangis.Orang-orang penasaran dengan dirinya dan bertanya,
" Maaf Tuan.apakah anda keluarga bocah malang ini ? Apakah anda mengenalnya ?"
Pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalam segera berdiri dan berkata,

" Dia adalah sahabatku." 
Hanya itulah yang dia katakan. Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam baju bocah malang tersebut dan menaruhnya didadanya. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah malang tersebut dan keduanya kemudian menghilang.  Kerumunan orang tersebut semakin penasaran…

Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sungguh mengejutkan. Dia berkunjung ke rumah Andoy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Pendeta itu bertemu dan bercakap-cakap dengan kedua orang tua Andoy.
"Bagaimana anda mengetahui putera anda meninggal ?"
"Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari." ucap ibu Andoy terisak.
"Apa katanya ?"
Ayah Andoy berkata ,

"Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andoy sepertinya Dia begitu mengenal Andoy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan menegani Dirinya.  Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andoy dari wajahnya dan memberikan kecupan di keningnya kemudian Dia membisikkan sesuatu .."
"Apa yang dia katakan ?"
"Dia berkata kepada puteraku .." Ujar sang Ayah
"Terima kasih buat kadonya . Aku akan segera berjumpa denganmu .. engkau akan bersamaku." Dan sang Ayah melanjutkan,
"Anda tahu kemudian, semuanya itu terasa begitu indah .. aku menangis tetapi tidak tahu mengapa bisa demikian.  Yang aku tahu aku menangis karena bahagia.. aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika Dia meninggalkan kami ada suatu kedamaian yang memenuhi hati kami, aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. aku tidak dapat melukiskan sukacita didalam hatiku. Aku tahu puteraku sudah berada di Surga sekarang. Tapi tolong katakan padaku, Bapa Pendeta..siapakah Pria ini yang selalu bicara dengan puteraku setiap hari di Gerejamu ?  anda seharusnya mengetahui karena anda selalu berada disana setiap hari . kecuali pada waktu puteraku meninggal ."

Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes dipipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik,

" Dia tidak berbicara dengan siapa-siapa… kecuali dengan Tuhan."

Senangnya Berfoto Bersama Parkdrive

Monday, October 2nd, 2006

adalah yang terjadi pada hari Sabtu, 30 September 2006 kmaren bener2 membuat mood gue sampe mlayang ke langit2 dusun tetangga…apa pasal? bukan karena pilem brainwash G/30S/PKI udah kaga ditayangin lagi di tipi…bukan juga karena pas hari itu gue libur…bukan juga karena malemnya gue midnite nonton The Guardian…dan yang pasti bukan karena malam hari itu turun hujan dan langit  tampak malu-malu dalam menunjukkan bintang-bintangnya…(??)

lantas apa yang terjadi? yang terjadi adalah…JENG JENG JENG…

di La Piazza, tiap Sabtu malem slama bulan September sampe Oktober ada live band jazz gitu deh…plus Guest Star di jam10nya…nah, tepat sabtu kmaren ituh guest starnya adalah…JENG JENG JENG…PARKDRIVE!!!

kaga tau?? kaga pernah denger?? cuapey deeeyyy….

gapapa…wajar kok kalo ga tau…emank ga se-booming Maliq dkk sey…gue aja baru tau pas dikasi satu folder berformat empitri (awas bajakan!) sama temen gue…pas ngasih, dia bilang, ini enak banget…pas gue denger…hmmmm…emank enak seh…ga se-ngebeat kayak Maliq, The Groove sama Bunglon, dan ga terlalu kentel jazz-nya kayak Sova…pokoke lagu2nya adem ayem en cozy gitu deh…haueheauhaeuhae..

nah, yang slama ini gue cuma slalu ngedengerin suaranya doank…ngedengerin dari spiker Altec Lansing gue entah keluaran jaman jadul mane…dan ngedengerin dari hape en-gej buluk gue…dan stelah gue tau bahwa parkdrive bakal manggung di lapiz, langsung gue kukuhkan bahwa hari Sabtu, 30 September 2006 adalah tanggal merah dan hari besar berskala nasional…dan gue kumandangkan ke rekan2 sejawat gue bahwa di malam hari tersebut, gue HARUS, KUDU, WAJIB, MUSTI, nonton parkdrive…

dan akhirnya, terdamparlah gue di La Piazza lantai dua…bareng tiga makhluk lainnya, yang slalu setia dan rela2 nemenin satu temennya yang rada oke ini…dan menontonlah gue…slama satu jam…gue dihibur oleh tembang2 bernuansa jazz dari albumnya…yang siangnya dah gue dengerin duluan di komputer skedar buat ngapalin judul lagu…dan gue abadikan permainan mereka dengan sebuah handycam…luar biasa…

di lagu trakir, salah satu makhluk yang memperkenalkan gue pada parkdrive ini bilang ke gue…

die   : nyed, ntar poto bareng mereka yuk!
gue  : srius lu?? ayok!!

dan spenggal dialog itulah yang menguatkan gue (dan temen gue) buat nyamperin mereka pas klar buat poto bareng…yang gobloknya neh…parkdrive-nya lagi di pinggir panggung gituh trus banyak temen2nya gituh deh…

die    : nyed, ayok maju..
gue   : ogah ah, tengsin gue…banyak temen2nye…tar aje pas mereka mo balik…
die    : gebleq lo,kapan lagi!! tar malah kburu balik mereka…
gue   : ah, tengsin nyed…sumpe deh…
die    : klambatan lu!! tuh kan dah ada yang balik…
gue   : nggg…….ayo dah!!

okeh, kita berdua maju…pas dah deket mereka, gue malah yang jalan lurus gituh ngelewatin mereka…haeuheauhaeuahe…trus brenti tepat beberapa meter deket mereka…

die   : nyed! goblok lu!! ngapain lu??
gue  : tengsin nyed…sumpeeehh…gengsi gue…rame gitu…
die    : ah! cupu banged lu!
gue   : ya udeh, ayok!! tapi lo yang ngomong yeh??
die   : enak aje! elo lah!!
gue   : asuwh!! wong lo yang ngajak tadi??
die    : apaan?? gue kan cuma ngusul…lo yang mau!!
gue   : asuwh lu!! kunyuk!! ngemeng aja lo…
die    : udeh, ayok ah!!
gue    : hggghhh………..(tarik napas) ayo dah…asuwh lu…

trus gue jalan duluan, temen gue nguntit (emank nyampah aja ni anak…) trus gue samperin salah satu personilnya yang lagi asik ngobrol sambil bilang…

gue          : permisi kak…bole foto bareng ga??
personil    : hah??
gue           : (bused, artis2 kok budeq..) nggg, bole poto bareng parkdrive ga?
personil    : ooo…bole2 !! ayok2!! woy, ada yang mo poto bareng parkdrive neh!!
gue            : (ngeluarin hendikem trus cengo ngeliatin hendikem sambil mikir : waduh, sapa yang moto yeh…)
sapagitu    : sini…sini…gue aja yang potoin…gimana neh makenya?
gue           : oh iyah…gini…bla bla bla…

trus yang sempet2nya aja loh ktemu temen kampus gue…ampe tengsin berat loh…ternyata cowonya die tu additional playernya parkdrive…ya ilah, cape dey toeng toeng…

jadilah kami berdua berfoto bersama parkdrive…sayang, tiga personilnya udah ngilang…tapi gapapa…nyang penting ada gituh..trus pas pose gituh, lutut gue yang ampe gemeteran gituh saking grogi+senengnye…hihihi…akhirnya…slama ini…yang cuma ngedenger suaranya doank…bisa ktemu langsung…salaman…trus poto bareng…abis itu ngobrol2 dikit…haeuhueahaeuheuha…senangnya…

 

Parkdrive

 

 

 

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   

                                 

                                                                                                                                                                                                                                                                                             

click for enlarge
kiri ke kanan:
GaTauNamanya
(Backing Vocal), Barry Likumahua (Bass), Rayendra (Drum), Timo Oke
(Tukang Kabel - Ngarep), Si Monyed Gebleq (Nyampah Lu Asu), Adrian
Martadinata (Guitar)


NB: lagi nyoba format baru, dengan font lebih besar…berkat kritikan dari saudari vinzz…mbacanya lebih enak ga?? gimana??