Nobody’s Perfect (2) - My Illness
namaku Tasya. umurku dua puluh satu tahun. aku adalah anak tunggal. aku tinggal di Bandung tetapi aku kuliah di Jakarta.
kuliahku berjalan cukup lancar. nilai-nilaiku bagus-bagus dan memuaskan. bahkan aku sampai menerima beasiswa. setelah semester ini selesai, aku akan berangkat ke Sydney untuk melanjutkan kuliahku.
namun tidak dengan kehidupan keluargaku.
ayahku telah meninggal karena komplikasi kanker usus dan hepatitis B saat aku masih berusia tujuh tahun. kemudian ibuku menikah lagi dengan seorang pria. aku hidup dibawah
bayang-bayang ibuku.
saudara-saudaraku dari pihak ibuku begitu membenci aku karena menganggap ayah kandungku telah "meninggalkan" ibuku dan karena wajahku yang begitu mirip dengan wajah ayah kandungku. sementara itu, saudara-saudaraku dari pihak ayah kandungku pun tidak suka kepadaku karena aku tidak bisa berbicara bahasa mereka. saudara-saudara dari ayah tiriku pun tidak peduli kepadaku karena menganggap aku bukan siapa-siapa. sementara ayah tiriku tidak bisa berbuat apa-apa karena dominasi ibuku. hanya kakekku yang peduli terhadapku. hanya kakekku yang sangat menyayangi aku. karena kata beliau, wajahku sangat mirip dengan anaknya, yaitu almarhum ayah kandungku. namun ibuku tidak senang dengan kakekku.
ibuku adalah orang yang sangat jahat. aku benci ibuku.
ibuku tidak peduli padaku. bahkan, ibuku tidak pernah peduli padaku. ia hanya peduli pada pekerjaannya. ya, ibuku adalah seorang workaholic. memang hasilnya untuk kebutuhan keluarga dan untuk uang kuliahku juga. tetapi apalah artinya materi jika tanpa perhatian dan kasih sayang? bahkan disaat aku sedang sakit, ibuku malah membakar boneka kesayanganku pemberian dari almarhum ayah kandungku.
yap, aku sedang jatuh sakit lagi. entah untuk keberapa kalinya. tetapi sepertinya sakitku kali ini adalah yang paling parah.
disaat aku sedang mengunjungi kakekku di Solo, aku jatuh sakit dan langsung dirawat di rumah sakit. aku didiagnosa menderita kanker usus, sama seperti almarhum ayah kandungku. ibu dan ayah tiriku langsung mendatangi aku ke Solo, kemudian ibuku malah pergi lagi ke Jepang untuk urusan pekerjaannya. hanya ayah tiriku dan Cesca, sahabatku yang menemani aku disini. kehadiran Cesca memang cukup mengisi hari-hariku walaupun setiap kami mengobrol, Cesca selalu menangis dan keluar dari kamarku.
setelah dioperasi, aku sempat mengalami koma selama beberapa hari. kemudian aku tersadar kembali. hanya satu yang membuatku tersadar kembali. hanya satu yang membuat semangat hidupku kembali lagi. hanya satu yang membuat aku tetap bertahan di dunia ini.
karena dia.
bersambung…
______________________________________________
my little me photo for today…

January 15th, 2007 at 10:47 am
sial lo ah… bersambung lagi..aik….
btw, thu poto lo kok lemaknya pindah ke pipi lagi yak… kachaw…..
January 15th, 2007 at 5:42 pm
mmmoooooo……
jgn bersambung mulu donk!!!
ayo lanjutkan..lanjutkan..
tak sabar iniy menanti akhir cerita..
hwahahahahahahahhaa,,
January 15th, 2007 at 8:11 pm
ayo cepetan lanjutin…..
January 15th, 2007 at 9:42 pm
ikhhhh..air mata baru di pelupuk niee..belom menetes…kapannn..????
January 15th, 2007 at 11:39 pm
yeeeeeee…………..
January 16th, 2007 at 12:46 am
uaheuaehaeuhaeuaheuae…
kalo langsung mpe abis, postingannya jadi panjang banget…makanya gue pisah2..biar ga kepanjangan dan biar enak mbacanya…wokey??
bocoran dari gue…gue dah siapin sampe jilid lima…
btw minta kritik2nya donks…tentang gaya penulisan, cara bertutur, pemilihan kata, ato apa kek…kritik2 dari anda para pembaca sangat membantu saia untuk lebih baik dalam edisi berikutnya…thx!
-piss-
January 16th, 2007 at 2:10 am
berasa baca oh mama oh papa majalah kartini emak gue…
mau dibhs pake aliran psikologi apa nih mo? jung, adler?? ;p
*taelah
January 16th, 2007 at 6:35 am
banyak banget kata “aku” di post u ini,hehehehe
klo ga slh itung,ad 20 kata “aku”
lom lagi di tambah sama imbuhan “-ku”
hohohoho
ga penting se,cm isenk ngasitau jah
January 16th, 2007 at 6:53 am
critanya nyambung gak si?? heuhaeuhaehae.. Mana si cowo?? Masa cuman 1 kata doank ttg dia.. huhuhuh… gw kyak nunggu buku komik aja, pngen cpet2 tau crita akhirnya.. aehuhaeuhae..
January 16th, 2007 at 8:38 am
wadohhhh si Memo… dasar gemblung… gantung gini moo.. kupret.
January 16th, 2007 at 11:50 am
Moh Keren abis..!!!gile lo emank seniman sejati dah, gak nyesel gw pernah knal ma loe…awkkwakwakwakwa..!!!kl dah terkenal jgn lupa temen y..!!!hwaiuhwauiwaihhwahwa.!!!Keep It uP man!!!
January 17th, 2007 at 9:37 pm
upsss crita ttg khidupan sapa ya tuh koko?jadi ingettt sama pengalaman hidup gw,mengena banget k hati gw ko2,andaikan aja khidupan cw yang u critain bs jd happy ending ya,jangan bikin jd sad ending ya koko critanya,kami ppara pembaca setianya mu menunggu lanjutan critanya,hanya ada 1 kata utk karya kokokuw,bagusssssssssss bangettttttt oiiiiiiiii duniaaaaaaaa,hahahaha =P