Nobody’s Perfect (4) - He’s My Life

aku beruntung bisa berkenalan dengan dia.


beberapa bulan yang lalu aku berkenalan dengan seorang pria lewat handphone. pertama-tama aku memang asal-asalan menelpon sebuah nomor saat aku sedang di rumah sakit. ternyata nomor itu adalah seorang pria. dan setelah itu, hubungan kami berlanjut sampai kami menjadi sepasang kekasih.


memang kami belum dapat saling bertemu, karena dia tinggal dan kuliah di Bandung sedangkan aku belum sempat pulang ke Bandung karena masih kuliah. tetapi apalah artinya sebuah pertemuan jika kedua hati kami sudah saling bertemu. apalah artinya sebuah pertemuan jika kedua batin kami sudah saling menyatu.


dia yang selalu rutin menghubungi aku, entah lewat SMS atau telepon. disaat aku sedang tidur atau tak sadarkan diri, dia tetap mengetahui kabar tentangku lewat Cesca. dia yang selalu menyemangati aku saat aku sempat tidak punya semangat hidup lagi. dia yang selalu menemani aku di setiap malamku. dia yang selalu mengisi hari-hariku saat aku berada di rumah sakit ini. mungkin kalo tidak ada dia, entah apa yang akan terjadi denganku. aku jadi tambah sayang sama dia.


i love him today more than yesterday…but as not much as tomorrow…


sempat aku keluar dari rumah sakit karena aku merasa sudah sehat. lalu aku baru mengetahui bahwa kakekku telah meninggal dunia, sewaktu aku berada di rumah sakit.


masih di Solo, aku kembali masuk rumah sakit. kali ini diagnosa kanker usus belum cukup untuk memperparah sakitku. kini ada tambahan diagnosa bahwa aku juga menderita penyakit Hepatitis B.


kini, kamar operasi adalah hari-hari rutinku. operasi dan operasi. obat dan obat. aku cukup lelah dengan semua ini. memang ibuku telah kembali dari urusan pekerjaannya, tetapi hal tersebut justru tidak meringankan masalah. semenjak dia menjadi kekasihku, ibuku tidak menyetujui hubungan kami. maka dampaknya adalah ibuku selalu menghalang-halangi pertemuan kami berdua. maka kehadiran ibuku disini malah membuat si dia semakin tidak mungkin untuk menemuiku. barang-barang yang diberikan dari si dia pun disita oleh ibuku. baru aku ketahui sekarang bahwa laptopku dan iPodku diambil dariku dan disimpan oleh ibuku disaat aku sedang sakit.


dengan sakitku yang makin parah, entah mengapa, ibuku tidak memindahkan aku ke rumah sakit di Bandung. setidaknya pindah ke rumah sakit yang lebih bagus ketimbang rumah sakit disini. aku tidak suka berada di rumah sakit ini. dokternya aneh-aneh.


ada satu dokter yang sikapnya sangat aneh terhadapku. umur dokter itu cukup terbilang sangat muda. anehnya, setiap pemeriksaan rutin, dokter muda itu selalu menanyai aku dengan pertanyaan-pertanyaan aneh seperti,

"Tasya udah punya pacar?"

setelah aku jawab sudah punya, entah mengapa ekspresinya menjadi berubah drastis. lalu keesokan harinya dia bertanya lagi,

"Tasya, kamu masih sayang ga sama pacarmu?"

setelah aku jawab bahwa aku masih sayang, entah mengapa ekspresinya berubah sedih. lalu beberapa hari kemudian ia datang lagi dengan mengatakan bahwa,

"Tasya, aku baru putus sama tunanganku…jadi aku bisa lebih bebas untuk merawat kamu.."


lama kelamaan, aku tidak tahan berada di rumah sakit ini. Cesca tidak bisa lagi selalu menemaniku karena pacarnya yang yang sedang di Solo sakit tipes dan kebetulan dirawat di rumah sakit yang sama denganku. maka Cesca pun lebih sering menemani pacarnya daripada aku. yah, memang lebih baik begitu. tetapi sekarang aku menjadi sendirian setiap malamnya, karena ayah selalu tertidur dan ibuku pergi entah kemana.


aku tidak tahu harus berbuat apa lagi.




bersambung…


_____________________________________________________

my little me photo for today..

Me_003


entah hal apa yang membuat gue mau memakai kostum ini…

ternyata gue ada bakat yah..

13 Responses to “Nobody’s Perfect (4) - He’s My Life”

  1. aRiejAnTou Says:

    hmm.. kali ini ceritanya jujur rada kurang gitu jelas dan mendetail. di ttg ibu yang gak suka ama DIA.. napa? hmm.. Saran ajah sih.
    Bagus Mo!!! Lanjutin!!

  2. aash Says:

    bwahahahhaha foto lu mooo!! bwahahahaha.. eniwe, ayoo ayoo lanjutannyaa

  3. k a r i s a Says:

    mo,, gw baru mulai baca blog lo nih.. mungkinkah kanker usus & hep B menjd penyakit menurun? dokternya juga najis bgt tuh.. *blm2 uda banyak komentar* hahahahaha.. maap2.. dibikin buku aja mo.. tp ntar dibilang ngikutin raditya lagi.. btw, keren2 nih mo, keep writing yaaa! cheers =]

  4. BARNABAS Says:

    ok ok… plot nya makin asik…. yihuy….. backstreet dari nyokapnya euyh…..heheheaheaheahehaehaheahehaehehaea…..

    tempeleng ajeh nyokapnya, gyo!!

    urusan cinte bukan urusan nyokapnye…..
    interupt ajeh dah…

  5. yOLajUsTyOLa Says:

    bole-bole..gue suka sm dokternya moo..kyknya tipe”dokter muda yang tampan tuh..
    hahahaha..ditunggu crta slanjutnya yaa….**

  6. Lily Says:

    iya tuh mo, g setuju dengan segala comment2 di atas..hehee..jadi gk komen lagi ahh..hihihi..nie nie, satu aja..salah ketik lagi..”…karena pacarnya yang yang sedang di Solo..” kok yang-nya 2x?? hahahaha..
    *mank dmen cari kesalahan orang ajeee..=p
    ayo mo, lanjutin!!!

  7. T' - Hendra- Says:

    FOTO LUUU MOOO.. astafirulaaaaahhh.. Btw kmaren trima kasiih ya atas surprisenya.. udah ade tu crita lengkapnya di blog gw.. hahaha.. baca yee..

    Lanjut bagian 5… cpetaaann..

  8. Rania Says:

    Ini apaan sih? Cerpen karangan loe yah, mo?

  9. shrivastava Says:

    “aku tidak tahu harus berbuat apa lagi.”
    – menunggu gak terhitung berbuat sesuatu ya?! ;-)

  10. tiMo PidiDidaP Says:

    EH! ada MBAK DOSEN…aheuehuehueahea..

    aduh si mba…saia sampe terharu loh situ komen di blog saia…
    padahal saia slama ini sering loh duduk bersila untuk mengikuti kemana si Jaune pergi lewat ruang monitor saia…hihihihihi…

    makasih mba…

  11. -SteFaniE- Says:

    buset dah,,
    yang ini agaknya kaya lg buru2 yah mo,,

  12. Juniko Says:

    Ya ampun Moo!!Cuantikk..Kalo lo ga bilang itu foto kecilmu pasti gw sangka little girl, he3..
    Btw tu cowo cewe jadian tapi belom pernah ketemu?Nembaknya lewat HP donk? (wahai cowo2, kalo nembak jangan lewat telpon donk, face to face!)
    Terus, terus, penyakitna parah amat Mo?Terlalu kejam, secara kalo anak muda kena kanker usus tuh berkembangnya cepat sekali (ada pengalaman, umur 16 tahun kena, cuma beberapa bulan aja Mo)..mana ditambah hepa B segala, ck3..keajaiban kalo bisa bertahan, stress lagi, he2..
    sekian dulu commentku Mo (hore2, kasih comment) =P

  13. DJ Toni Says:

    GUE YAKIN PASTI GEDENYA CANTIK BGT!!
    [telat bgt yah komen nya?]

Leave a Reply